Karawang, sanggabuanamultimedia.web.id - Aksi nekat seorang perempuan lansia berusia 60 tahun berhasil menggagalkan aksi pencurian di rumahnya. Dalam pemeriksaan, aparat desa juga menemukan dua kantong kresek yang diduga obat keras jenis Hexymer di dalam jok motor milik pelaku.
Peristiwa itu terjadi di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, pada Rabu malam Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB,
Kronologi Penangkapan. Korban, yang akrab disapa Bu Haji Sunengsih awalnya curiga mendengar suara keras brang breng brong dari belakang rumahnya. Saat diperiksa, ternyata ada pelaku yang sedang membongkar etalase miliknya untuk mengambil besi aluminium.
Karena kesal dan pelaku tidak mengaku jelas jelas barang bukti ada, pertengkaran adu mulut pun tak terhindarkan.
"Pelaku itu ada dua orang. Yang satu nunggu di seberang jalan mengawasi namun saat pertengkaran terjadi dia kabur duluan, sementara pelaku yang membongkar etalase masih berhadapan dengan saya tidak bisa kabur, saya tanya mengaku warga sini, tapi sedikitnya kalau oran warga disini saya tahu , saya ngga percaya saya tanya lagi, dia malah mengaku anggota salah satu ormas, saya menduga mungkin yang diincar itu bukan besi etalase yang dibongkar, tapi didepan rumah kan banyak motor, dan yang satu orang lagi kabur ," terang Bu Haji kepada Sanggabuana Multi Media, Sabtu (15/8/2026).
Tak lama kemudian, beberapa anggota ormas datang dan membenarkan bahwa pelaku adalah anggotanya. Mereka berniat membawa pelaku pergi untuk diamankan. Namun suami Bu Haji menolak untuk dibawa, dan meminta pelaku tetap untuk dibawa ke kantor Desa.
Warga dan aparat desa pun berdatangan. Pelaku akhirnya dibawa ke kantor desa untuk diinterogasi bersama Babinsa setempat.
Dalam pemeriksaan di kantor desa, aparat desa menemukan 2 kantong plastik kresek berisi yang diduga obat keras daftar G, Hexymer, di dalam jok motor pelaku.
"Mendengar ada dugaan membawa obat terlarang, langsung saya lari ke kantor desa, makin kesal sajah saya, dan langsung adu mulut pun terjadi lagi, habisnya diintrograsi oleh aparat Desa kakinya malah naik diatas kursi, makin tambah kesal sajah saya " ungkap Bu Haji Sunengsih.
Usai diamankan di kantor desa, kedua pelaku kemudian pagi harinya dibawa ke Polres Karawang oleh aparat desa dan Babinsa untuk proses hukum lebih lanjut.
"Tapi saya belum dipanggil panggil untuk menjadi saksi, padahal saya yang menangkap pelaku itu, ya yang pasti sih proses hukum akan berjalan sesuai aturan, " ujarnya.
Ia berharap, demi keamanan masyarakat, agar aparat kepolisian, aparat desa, dan masyarakat bersinergi menjaga keamanan di daerahnya.
Ia juga menyinggung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Saya sangat ngefans banget, pengin beliau nengok ke daerah ini," kata Bu Haji.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berusaha untuk konfirmasi ke pihak Polres Karawang, sehingga belum dapat keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.(red).

