Karawang, sanggabuanamultimedia - Proyek peningkatan Jalan Ciranggon–Kutagandok, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan. Proyek yang menelan anggaran Rp6.306.974.000 tersebut diduga dikerjakan tidak maksimal.
Pasalnya, jalan yang belum sepenuhnya digunakan masyarakat itu disebut sudah menunjukkan keretakan pada sejumlah bagian permukaan jalan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan, mengingat konstruksi jalan tersebut masih tergolong baru. Munculnya keretakan sebelum jalan digunakan secara optimal dinilai perlu mendapat perhatian serius, terutama untuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam kontrak.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan peningkatan Jalan Ciranggon–Kutagandok tersebut dilaksanakan oleh CV Indera Prahasta, yang beralamat di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang.
Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp6.306.974.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang.
Pantauan di lokasi menunjukkan adanya bagian permukaan jalan yang mengalami keretakan. Kondisi tersebut tentunya perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.
Untuk memastikan apakah keretakan berkaitan dengan kualitas pelaksanaan pekerjaan, diperlukan pemeriksaan teknis terhadap konstruksi jalan, antara lain kualitas material, ketebalan lapisan, proses pengerjaan, hingga metode pemadatan yang diterapkan.
Dengan nilai proyek yang mencapai lebih dari Rp6,3 miliar, masyarakat tentu berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat menghasilkan jalan yang berkualitas, memiliki daya tahan yang baik, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Munculnya keretakan pada pekerjaan yang masih relatif baru juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan pelaksanaan proyek serta proses pemeriksaan pekerjaan sebelum dilakukan serah terima.
Karena itu, pihak terkait diharapkan segera melakukan pengecekan dan pemeriksaan teknis terhadap kondisi jalan tersebut untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi dan standar teknis yang dipersyaratkan.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti keretakan belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan teknis dari pihak yang berkompeten.(red).

