Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milangkala Desa Lemahmulya. Kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga desa, dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Lemahmulya sebagai salah satu koordinator pelaksanaan doa bersama.
Sekretaris Desa Lemahmulya, Cucum, mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk ikhtiar dan permohonan kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian Milangkala ke-47 dapat berjalan lancar, aman, tertib dan meriah.
“Kami memohon doa dan kelancaran kepada Allah SWT agar pelaksanaan kegiatan Milangkala Desa Lemahmulya bisa berjalan dengan baik, tertib, aman dan meriah,” ujar Cucum.
Menurutnya, doa bersama juga menjadi momentum untuk mendoakan seluruh aparatur pemerintahan desa dan masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki serta kehidupan masyarakat yang semakin harmonis.
Cucum menyampaikan, kekompakan seluruh unsur desa menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian Milangkala. Sejumlah lembaga desa turut hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam rangkaian Milangkala tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus menjadi kekuatan dalam membangun Desa Lemahmulya.
Memasuki usia ke-47 tahun, Pemerintah Desa Lemahmulya berharap momentum Milangkala dapat menjadi refleksi sekaligus penyemangat untuk melanjutkan pembangunan desa.
Cucum berharap Desa Lemahmulya ke depan semakin maju, berkembang dan mampu menjadi desa yang mandiri serta menjadi kebanggaan masyarakatnya.
“Semoga ke depannya Desa Lemahmulya terus melaju, berkembang dan dicintai oleh warga masyarakatnya,” ungkapnya.
Rangkaian Milangkala ke-47 Desa Lemahmulya pun diharapkan menjadi momentum mempererat persatuan warga, memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan seluruh lembaga, serta menumbuhkan semangat bersama dalam membangun desa. (Yopie Iskandar)
