Karawang, sanggabuanamultimedia.web.id - Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya menerima alat pertanian (Komben);sebagai hibah dari aspirasi masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian di daerah tersebut. Namun, alat tersebut tidak digunakan didaerahnya, melainkan di daerah lain. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah penggunaan alat pertanian ini sudah sesuai dengan tujuan awal?
Menurut salah seorang petani, menyatakan bahwa alat pertanian (komben) ini seharusnya digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sawah padi di sini daerahnya Desa Sabajaya.
" Tadinya kami berharap alat ini (komben) dapat membantu petani di sini para petani Desa Sabajaya sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan," ujarnya.
Namun, lanjutnya, pada kenyataannya alat pertanian Komben ini digunakan di daerah lain.
" Ketua Gapoktan perlu menjelaskan alasan di balik keputusan ini dan memastikan bahwa penggunaan alat pertanian ini tetap memberikan manfaat bagi petani di Desa Sabajaya, " ungkapnya.
Sementara Ketua Gapoktan Sabajaya berkelit, bahwa komben tersebut bukan tidak digunakan di wilayahnya, dirinya mengaku sawah diwilayahnya sudah tidak bisa untuk menggunakanya, sebab sawah yang dipinggir jalan sudah habis ada juga yg didalam tidak bisa menggunakan komben.
" Memang digunakan di daerah lain bersama H. Ade, dia juga dapat komben dari aspirasi, " ujarnya.
Sementara Kepala Dinas pertanian ' Rohman' saat di dikonfirmasi lewat selulernya, dirinya mengatakan saat ini sedang rapat.
" Maaf saya lagi rapat dulu, nanti hubungi lagi, atau temui Kabid saja, " ujarnya lewat watshap.
