-->

Iklan

Gebyar Budaya PSPI-R Karawang, Dorong Generasi Muda Cintai Budaya Nusantara di Tengah Gempuran Budaya Asing

Sabtu, 29 Agustus 2026, 14.43 WIB Last Updated 2026-08-29T12:38:58Z


Karawang,sanggabuanamultimedia.web.id— Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) Kabupaten Karawang menggelar Gebyar Budaya PSPI-R 2026 sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal dan Nusantara kepada generasi muda.


Kegiatan yang berlangsung pada 29 hingga 30 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gebyar Budaya diisi dengan lomba fashion show berbasis budaya serta lomba tari Nusantara yang diikuti pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA, baik dari sekolah negeri, swasta maupun madrasah.


Ketua Umum PSPI-R Karawang, Pdt. Christanly Supit, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap semakin kuatnya pengaruh budaya luar di kalangan generasi muda, terutama di tengah pesatnya penggunaan gadget dan media digital.


Menurutnya, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal sekaligus mengekspresikan kekayaan budaya Indonesia.


“Momentum kemerdekaan RI ke-81 ini menjadi waktu yang tepat untuk melestarikan budaya lokal dan budaya Nusantara,” ujar Christanly.



Ia mencontohkan maraknya budaya populer dari luar negeri, seperti K-pop, yang semakin dekat dengan kehidupan anak muda. Karena itu, PSPI-R ingin menghadirkan kegiatan positif yang dapat membangun rasa bangga terhadap identitas budaya bangsa.


“Harapannya kegiatan ini memberikan dampak positif bagi generasi muda dan menanamkan nilai cinta terhadap budaya lokal maupun budaya Nusantara,” katanya.


Christanly menambahkan, pelaksanaan Gebyar Budaya PSPI-R mendapat dukungan dan kolaborasi dari sejumlah pihak, di antaranya Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Karawang, serta unsur pemerintah provinsi melalui bidang kebudayaan dan pariwisata. Dukungan juga datang dari Kesra Kabupaten Karawang.


Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar Budaya PSPI-R, Pdt. Yanes Lantu, berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara berkelanjutan setiap tahun.


Ia menilai seni dan budaya bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.



Menurut Yanes, Karawang dan Jawa Barat memiliki keberagaman suku, ras, agama serta latar belakang budaya. Melalui seni dan budaya, perbedaan tersebut justru dapat menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan.


“Dari perbedaan suku, ras dan agama, kita bisa dipersatukan melalui kegiatan seni dan budaya,” ujarnya.


Antusiasme peserta dalam Gebyar Budaya PSPI-R 2026 pun mendapat apresiasi. Para peserta tampil maksimal dengan menampilkan busana dan seni tari yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara.


Gebyar Budaya PSPI-R Karawang diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menjaga warisan budaya Indonesia sekaligus membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter dan bangga terhadap budaya bangsa. (M.Hadi)

Komentar

Tampilkan

  • Gebyar Budaya PSPI-R Karawang, Dorong Generasi Muda Cintai Budaya Nusantara di Tengah Gempuran Budaya Asing
  • 0

Terkini

Topik Populer

Sport