-->

Iklan

Anggaran Pilkades Bengle Belum Pasti, Panitia Hitung Kebutuhan Tembus Rp450 Juta

Jumat, 16 Oktober 2026, 16.21 WIB Last Updated 2026-10-16T09:21:23Z


Karawang,sanggabuanamultimedia.web.id – Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak berbasis digital di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai dihadapkan pada persoalan pembiayaan. Panitia Pilkades Desa Bengle mengaku masih menunggu kepastian anggaran, sementara tahapan pemilihan terus berjalan menjelang hari pemungutan suara pada 22 November 2026.


Ketidakpastian tersebut menjadi perhatian panitia karena kebutuhan operasional penyelenggaraan dinilai belum sebanding dengan alokasi anggaran yang tersedia. Panitia pun berharap Pemerintah Kabupaten Karawang bersama instansi terkait segera memberikan kejelasan agar seluruh tahapan Pilkades dapat dipersiapkan secara optimal.


Ketua Panitia Pilkades Desa Bengle, Charles Silalahi, mengungkapkan bahwa alokasi anggaran yang tersedia untuk pelaksanaan Pilkades di desanya berkisar Rp238 juta. Sementara itu, berdasarkan perhitungan panitia, total kebutuhan biaya diperkirakan mencapai Rp450 juta.


Dengan demikian, terdapat selisih kebutuhan anggaran sekitar Rp212 juta yang menurut panitia perlu mendapat perhatian dan pembahasan lebih lanjut.


“Kalau kita mengikuti aturan, tetapi anggarannya belum mencukupi, bagaimana kita bisa menjalankan tahapan? Saya berharap pemerintah daerah, DPMD, dan DPRD memperhatikan persoalan ini,” ujar Charles.


Menurutnya, kebutuhan pembiayaan mencakup berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari penyediaan tempat pemungutan suara (TPS) hingga kebutuhan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).


Charles menilai, kepastian anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan seluruh kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku.


Ia berharap pembahasan mengenai kekurangan anggaran tidak berlarut-larut, mengingat waktu pelaksanaan Pilkades semakin dekat.


 Kepastian sejak dini dinilai penting agar panitia memiliki ruang yang cukup untuk menyiapkan kebutuhan teknis tanpa mengganggu jalannya tahapan pemilihan.


“Jangan sampai menunggu bulan depan. Tahapan sudah berjalan, sementara kami harus menyiapkan berbagai kebutuhan. Kami berharap ada kepastian anggaran secepatnya,” katanya.


Pilkades Serentak Kabupaten Karawang tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 November dan diikuti 67 desa. Pelaksanaannya menggunakan sistem digital, sehingga kesiapan teknis dan dukungan pembiayaan menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran proses pemilihan.


Panitia Pilkades Bengle berharap pemerintah daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta DPRD Kabupaten Karawang segera membahas persoalan tersebut guna memastikan kebutuhan penyelenggaraan dapat ditangani sesuai ketentuan.


Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari DPMD dan Pemerintah Kabupaten Karawang mengenai besaran anggaran, mekanisme pencairan, serta tindak lanjut atas selisih kebutuhan biaya Pilkades Desa Bengle masih perlu dikonfirmasi.


Kepastian pembiayaan diharapkan segera diperoleh agar persiapan Pilkades berjalan tertib, transparan, dan lancar, serta tidak menimbulkan kendala menjelang hari pemungutan suara. (Yopie Iskandar)

Komentar

Tampilkan

  • Anggaran Pilkades Bengle Belum Pasti, Panitia Hitung Kebutuhan Tembus Rp450 Juta
  • 0

Terkini

Sport