Minggon Kecamatan Keliling menjadi agenda rutin Pemerintah Kecamatan Majalaya dalam memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyampaikan berbagai program prioritas pemerintah kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa.
Dalam arahannya, Camat Majalaya Hj. Hesti Rahayu menekankan pentingnya percepatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar seluruh desa dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Menurutnya, optimalisasi penerimaan PBB merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Camat juga mengajak seluruh pemerintah desa beserta masyarakat untuk mulai mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mulai 1 Agustus 2026, setiap desa diharapkan memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan berbagai atribut kemerdekaan sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala UPTD Puskesmas Majalaya, H. Anwar Sanusi, S.K.M., mengingatkan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Majalaya, A. Jeje Farij Paoji, S.Ag., menyampaikan sosialisasi mengenai program Isbat Nikah sebagai upaya membantu masyarakat yang belum memiliki legalitas pernikahan agar memperoleh kepastian hukum, sekaligus mempermudah pengurusan administrasi kependudukan dan hak-hak keluarga.
Ia menjelaskan bahwa KUA Majalaya memiliki penyuluh agama yang bertugas di setiap desa sebagai agen perubahan dan perpanjangan tangan KUA dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Layanan yang diberikan meliputi konsultasi dan pendampingan pernikahan, pembinaan keluarga sakinah, kemakmuran masjid, wakaf, hingga pendampingan bagi pondok pesantren dan madrasah. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan keberadaan para penyuluh agama sebagai mitra konsultasi keagamaan. Namun apabila masyarakat ingin datang langsung ke Kantor KUA, kami selalu terbuka untuk memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.
Sekretaris Desa Ciranggon, Ina Agustina, mengatakan bahwa pelaksanaan Minggon Kecamatan Keliling menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam menyampaikan berbagai program prioritas kepada masyarakat.
Menurutnya, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mencakup percepatan capaian PBB, pencegahan stunting, hingga sosialisasi layanan Isbat Nikah. Seluruh informasi tersebut akan diteruskan kepada masyarakat agar program pemerintah dapat dipahami dan dilaksanakan secara optimal.
Ina juga mengungkapkan bahwa upaya penanganan stunting di Desa Ciranggon menunjukkan hasil yang positif. Berkat kerja sama seluruh pihak, jumlah kasus stunting berhasil ditekan dari tiga kasus menjadi dua kasus.
Ia berharap pelaksanaan Minggon Kecamatan Keliling ke depan semakin solid dengan kehadiran seluruh kepala desa, unsur Muspika, dan instansi terkait sehingga koordinasi serta penyampaian program-program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Minggon Kecamatan Keliling, Pemerintah Kecamatan Majalaya berharap terjalin koordinasi yang semakin kuat antarinstansi sehingga setiap program pembangunan, pelayanan publik, kesehatan, pertanian, serta administrasi kependudukan dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Yopie Iskandar)

