Menariknya, para peserta merupakan gabungan siswa-siswi terbaik dari tiga sekolah menengah, yakni SMA Negeri 1 Majalaya, SMK Wirasaba, dan SMK Tekno. Mereka dipersatukan untuk membangun kekompakan, jiwa nasionalisme, serta kerja sama tanpa membedakan asal sekolah.
Pelatih Paskibra Kecamatan Majalaya sekaligus Danposramil Majalaya, Serma Asep Jaja, mengatakan bahwa penggabungan peserta dari tiga sekolah dilakukan agar tercipta kebersamaan dan menghilangkan rasa ego antarsekolah.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara ketat meski waktu persiapan menjelang peringatan kemerdekaan cukup singkat. Setiap calon anggota harus melalui tahapan pemeriksaan kesehatan, kemampuan jasmani, serta penilaian kedisiplinan sehingga terpilih pasukan yang benar-benar siap menjalankan tugas.
Serma Asep Jaja juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan. Menurutnya, meskipun bertugas di tingkat kecamatan, para anggota Paskibra tetap mengemban amanah negara sehingga diharapkan mampu melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan sempurna tanpa melakukan kesalahan sekecil apa pun.
Dengan latihan yang semakin intensif menjelang 17 Agustus, diharapkan seluruh calon Paskibra Kecamatan Majalaya mampu menampilkan performa terbaik saat upacara detik-detik Proklamasi.
Semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang ditanamkan selama latihan diharapkan menjadi bekal berharga bagi para pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang berkarakter, cinta tanah air, dan siap mengharumkan nama Kecamatan Majalaya. (Yopie Iskandar)

