-->

Iklan

Modul Gratis Digulirkan, Orang Tua Rengasdengklok Pertanyakan 12 Buku Pendamping

Selasa, 25 Agustus 2026, 10.16 WIB Last Updated 2026-08-25T03:16:41Z





Karawang, sanggabuanamultimedia.web.id* – Pemerintah Kabupaten Karawang mulai menyediakan modul pembelajaran gratis untuk siswa SD dan SMP sebagai pengganti LKS. Kebijakan itu diapresiasi karena dinilai meringankan beban orang tua.


Namun di Kecamatan Rengasdengklok, program tersebut disorot. Sejumlah orang tua mempertanyakan adanya penjualan sekitar 12 buku pendamping di salah satu sekolah, padahal modul dari Pemkab sudah diberikan gratis.


“Kalau memang buku pendamping, kami ingin tahu wajib atau tidak. Jumlahnya banyak dan harganya cukup mahal,” kata salah seorang orang tua.



Bupati Karawang *H. Aep Syaepuloh* menegaskan modul yang dibagikan Pemkab gratis dan fungsinya sama dengan LKS. 


“Kami ingin mengurangi beban keluarga. Minimal modul pembelajaran sudah gratis,” ujar Aep saat meninjau SDN Nagasari VI dan SMPN 5 Karawang Barat, Senin (24/8/2026).


Ia meminta sekolah dan siswa memanfaatkan modul secara maksimal.



Orang tua juga menyoroti mekanisme penjualan. Informasi yang beredar, siswa membeli buku di toko yang diduga bekerja sama dengan sekolah.


Para orang tua meminta sekolah terbuka menjelaskan fungsi, penerbit, harga, dan status pembelian buku. Mereka berharap tidak ada kesan wajib membeli dari tempat tertentu.


Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang diminta memastikan program modul gratis berjalan sesuai tujuan, dan tidak menimbulkan beban tambahan.


Hingga berita ini diturunkan, jenis buku, harga, mekanisme distribusi, serta dugaan kerja sama sekolah dengan toko masih menunggu klarifikasi pihak terkait. (Red).

Komentar

Tampilkan

  • Modul Gratis Digulirkan, Orang Tua Rengasdengklok Pertanyakan 12 Buku Pendamping
  • 0

Terkini

Topik Populer

Sport