-->

Iklan

Dikonfirmasi Soal Dugaan Jualan Seragam Sekolah Lewat WhatsApp, Ketua Yayasan Mursidulfalah H. Cece Bungkam Dan Terkesan Sembunyi di Balik Meja

Rabu, 23 September 2026, 15.08 WIB Last Updated 2026-09-23T08:08:44Z

 




Karawang, sanggabuanamultimedia.web.id - Praktik jual-beli seragam sekolah yang diduga dipaksakan kepada wali murid mencoreng dunia pendidikan. Ketua Yayasan Mursidulfalah Desa Kampungsawah, H. Cece, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait dugaan penjualan seragam melalui pesan WhatsApp.


Padahal, aturan sudah jelas. Permendikbud melarang sekolah dan yayasan mewajibkan penjualan seragam dengan harga yang ditentukan sepihak. Namun di Yayasan Mursidulfalah, wali murid diduga diarahkan untuk membeli seragam lewat dengan harga yang dinilai memberatkan.


Saat awak media mencoba mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, H. Cece justru menunjukkan sikap tidak kooperatif. Dihubungi lewat WhatsApp, pesannya hanya dibaca dua centang biru tanpa balasan. Ditelepon, tidak diangkat.


Bahkan saat didatangi langsung ke kantor yayasan, H. Cece memilih sembunyi di balik meja. Enggan menemui wartawan, enggan memberikan klarifikasi.


Pertanyaan yang kami layangkan pun sangat lugas:


> "Pak H. Cece, benar ada pesan WhatsApp dari pihak yayasan yang mengarahkan wali murid untuk membeli seragam sekolah di yayasan dengan harga paketan? Apakah ini tidak melanggar aturan Permendikbud No. 45 dan 50 Tahun 2014 tentang larangan penjualan seragam oleh satuan pendidikan?"


Satu pertanyaan pun tidak dijawab. Sikap bungkam ini justru memperkuat dugaan adanya praktik bisnis terselubung di balik seragam sekolah.


Sejumlah wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku keberatan dengan harga yang mencekik


"Ya padahal harga di luar lebih murah. Kami mau protes takut anak kami dipersulit," ungkap salah satu wali murid.


Praktik seperti ini jelas mencederai prinsip pendidikan yang seharusnya transparan dan tidak komersial. Yayasan seharusnya menjadi pelindung, bukan justru menjadi pedagang di atas penderitaan wali murid.


Hingga berita ini diturunkan, H. Cece selaku Ketua Yayasan Mursidulfalah masih bungkam. Sikapnya yang sembunyi di balik meja menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Desa Kampungsawah.


Diminta Dinas Pendidikan dan Kemenag Kabupaten Karawang turun tangan. Jika terbukti ada pemaksaan penjualan seragam, yayasan harus ditindak tegas dan uang wali murid harus dikembalikan.(Tim).

Komentar

Tampilkan

  • Dikonfirmasi Soal Dugaan Jualan Seragam Sekolah Lewat WhatsApp, Ketua Yayasan Mursidulfalah H. Cece Bungkam Dan Terkesan Sembunyi di Balik Meja
  • 0

Terkini

Topik Populer

Sport