-->

Iklan

SIARAN PERS • WISATA RELIGI & BUDAYA Wisata Religi Keraton Sumedang Larang Telusuri Jejak Leluhur Tatar Sunda

Sabtu, 07 November 2026, 17.49 WIB Last Updated 2026-11-07T11:42:01Z








Sumedang, sanggabuanamultimedia.web.id -CV Laksana Sabda Tajimalela (LST) bersama Keraton Sumedang Larang (KSL) menggelar kegiatan perdana “Wisata Religi & Budaya: Menelusuri Warisan Tatar Sunda”, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini dirancang bukan sekadar ziarah, melainkan perjalanan bertutur yang mengajak peserta menyusuri kisah tokoh-tokoh penting dalam sejarah Sumedang Larang. (31/11/2026).


Sebagai tamu keraton, peserta terlebih dahulu disambut para panata keraton dan mendapat pengantar mengenai tokoh serta situs yang akan dikunjungi. Dengan bekal cerita sejarah tersebut, setiap perhentian menjadi bagian dari satu rangkaian napak tilas yang utuh.


Dokumentasi kegiatan perdana wisata religi dan napak tilas LST–KSL.


Rombongan memulai ziarah dari makam Pangeran Santri, lalu menuju Dayeuh Luhur untuk mengunjungi makam Prabu Geusan Ulun. Perjalanan berlanjut ke Gunung Puyuh, tempat peserta berziarah ke makam Pangeran Sugih dan Cut Nyak Dien. Kehadiran makam pahlawan nasional asal Aceh tersebut turut membuka wawasan mengenai kaitan sejarah Sumedang dengan perjuangan tokoh Nusantara.


Usai berziarah, peserta menunaikan salat Zuhur di Masjid Agung Sumedang, kemudian kembali ke keraton untuk makan siang dan beramah tamah dengan Radya Anom, Mahapatih, serta para panata keraton. Peserta juga diajak mengenal lingkungan keraton secara langsung dan virtual karena sejumlah area, khususnya Museum Srimanganti, sedang dalam proses pemugaran.


Respons peserta menunjukkan hasil positif. Dari sembilan orang yang mengisi survei—dari sepuluh peserta—seluruh responden menilai pengalaman wisata sangat menyenangkan dan pelayanan panitia sangat baik. Sebanyak 88,9 persen merasa perjalanan sangat nyaman, menyebut seluruh rangkaian berkesan, serta menyatakan berminat atau sangat berminat mengikuti kegiatan serupa.


Peserta mengapresiasi perpaduan ziarah, sejarah, budaya, dan silaturahmi. Mereka berharap pengenalan sejarah Keraton Sumedang Larang menjangkau pelajar, majelis taklim, serta masyarakat umum; salah satu masukan lainnya adalah penambahan pengalaman interaktif seperti mencoba gamelan.


Bagi LST dan KSL, kegiatan ini menjadi langkah awal menghadirkan wisata religi sebagai ruang edukasi sejarah sekaligus pelestarian budaya. Ke depan, pengalaman napak tilas direncanakan terus diperkaya dengan kegiatan seni dan pembelajaran budaya yang melibatkan peserta. Semangatnya terangkum dalam pesan: “Menapak Jejak Leluhur, Menautkan Iman, Merawat Warisan.”


Informasi: CV Laksana Sabda Tajimalela  |  WA +62 853-2003-5979  |  IG @laksanasabdatajimalela  |  ylstajimalela@gmail.com

Komentar

Tampilkan

  • SIARAN PERS • WISATA RELIGI & BUDAYA Wisata Religi Keraton Sumedang Larang Telusuri Jejak Leluhur Tatar Sunda
  • 0

Terkini

Sport