Karawang, sanggabuanamultimedia.web.id - Penggunaan dana pemeliharaan sarana dan prasarana di SMPN 2 Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi sorotan publik. Dalam dua tahun terakhir, sekolah tersebut tercatat mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan total hampir Rp190 juta untuk kegiatan pemeliharaan. Namun, kondisi fisik sekolah di lapangan dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan.
Dilapangan secara kasad mata diduga. Kondisi Fasilitas Sekolah, Pintu ruang kelas lapuk dan penuh coretan, Cat dinding kusam dan mengelupas, Lantai retak dan kotor, Area sekitar fasilitas sanitasi kurang terawat, Sampah plastik dan botol bekas berserakan di sekitar kamar mandi siswa
Sorotan Publik,Warga sekitar sekolah mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan.
Ketua Satgas Maung KDM ' Agas Rudi, mendesak, meminta audit penggunaan dana BOS
" Ketidaksesuaian antara besaran anggaran dan kondisi fisik sekolah memunculkan dugaan pengelolaan anggaran tidak optimal
" Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap penggunaan dana tersebut, Pihak SMPN 2 Kutawaluya memberikan keterangan resmi terkait penggunaan dana pemeliharaan sarana dan prasarana tersebut, " ujar Agas Rudi Selasa (10/3/2026)
Menurut Agas Rudi, Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas, Dana BOS bersumber dari keuangan negara, publik berhak mengetahui bagaimana anggaran tersebut digunakan, Pengelolaan anggaran pendidikan harus transparan dan akuntabel untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh siswa dan lingkungan sekolah.(Red).
