Iklan

Menu MBG di Kutawaluya Diduga Tak Higienis, Tokoh Pemuda Desak Evaluasi dan Pencabutan Izin SPPG

Senin, 02 Maret 2026, 11.20 WIB Last Updated 2026-03-02T04:20:14Z


Karawang, sanggabuanamultimedia.web.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan publik. Viral di media sosial, menu MBG yang disalurkan oleh pihak SPPG setempat diduga tidak memenuhi standar gizi nasional dan aspek higienitas yang semestinya diterapkan, khususnya bagi para siswa penerima manfaat di sekolah.

Sorotan tersebut disampaikan salah seorang tokoh pemuda Kutawaluya, Sopyan. Ia mengaku menerima informasi dari sumber terpercaya bahwa sempat ada rencana dari guru dan komite sekolah untuk mendatangi pihak penyedia MBG. Namun, rencana tersebut urung dilakukan karena makanan yang disajikan mendadak tampak lebih higienis dari sebelumnya.


“Saya mendapat info dari sumber yang bisa dipercaya, beberapa waktu lalu para guru dan komite sekolah berencana mendatangi pihak MBG. Tapi tidak jadi, karena secara tiba-tiba penyajian makanan terlihat lebih higienis,” ungkap Sopyan.


Ia juga menyebutkan, berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukannya, terdapat kejadian di mana siswa dan siswi tidak mengonsumsi makanan yang dibagikan karena dinilai tidak layak dan kurang higienis.


“Ada satu hari di mana siswa tidak memakan makanan yang diberikan, karena kualitas dan kebersihannya sangat diragukan,” terangnya.


Menurutnya, perbaikan penyajian yang dilakukan setelah viralnya kasus tersebut tidak serta-merta menyelesaikan persoalan. Ia menilai, pihak penyedia tetap harus bertanggung jawab atas dugaan kelalaian yang telah terjadi.


“Apakah dengan memperbaiki menu lalu masalah selesai? Tentu tidak. Harus ada evaluasi menyeluruh dan pertanggungjawaban dari pihak penyedia,” tegasnya.


Sopyan pun mendesak agar pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Karawang, turun tangan melakukan evaluasi terhadap kinerja SPPG di Kutawaluya.


“Program MBG ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak. Kalau memang terbukti lalai dan tidak memenuhi standar, saya minta dilakukan evaluasi tegas. Bahkan bila perlu, izin operasional SPPG yang nakal harus dicabut,” pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia MBG di Kutawaluya terkait dugaan tersebut. Publik pun berharap adanya transparansi dan pengawasan ketat agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak bangsa itu benar-benar berjalan sesuai standar dan tepat sasaran. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Menu MBG di Kutawaluya Diduga Tak Higienis, Tokoh Pemuda Desak Evaluasi dan Pencabutan Izin SPPG
  • 0

Terkini

Sport