Jakarta, sanggabuanamultimedia.web.id — Paduan suara Swara Jakarta 80 (SJ’80s) resmi meluncurkan karya aransemen terbaru bertajuk 'Betawi Mash Up' , sebuah komposisi kreatif yang memadukan dua lagu tradisional Betawi yang sangat dikenal masyarakat, yaitu Kicir-Kicir dan Sirih Kuning. Peluncuran karya ini berlangsung di Hall BPH Migas, disambut antusias oleh para tamu undangan, para wartawan dan para pencinta musik pada Sabtu (8/3/2026).
“Betawi Mash Up” menghadirkan nuansa baru yang segar, enerjik, dan modern tanpa meninggalkan akar tradisional dari kedua lagu tersebut. Dalam aransemen ini, karakter riang dari Kicir-Kicir berpadu harmonis dengan keindahan melodi Sirih Kuning, menghasilkan komposisi yang dinamis sekaligus kaya warna musikal.
Karya ini diaransemen oleh Pujo Herlambang, yang juga bertindak sebagai Music Arranger dan Vocal Director SJ’80s. Melalui sentuhan kreatifnya, Pujo mengolah kedua lagu tradisional tersebut menjadi sebuah komposisi paduan suara dengan format enam pecahan suara, yaitu Sopran, Mezzo, Alto, Tenor, Bariton, dan Bass.
Seluruh anggota Swara Jakarta 80 menampilkan karya ini secara harmonis, memperlihatkan perpaduan warna vokal yang kuat serta interpretasi musikal yang penuh semangat. Struktur aransemen yang berlapis menghadirkan dialog antarbagian suara, ritme yang hidup, serta dinamika yang membuat karya ini terasa modern namun tetap berakar pada tradisi Betawi.
SJ’80s yang diketuai oleh Raditya Padmawangsa merupakan komunitas paduan suara lintas alumni dari 48 alumni SMA di Jakarta yang saat ini beranggotakan 130 orang. Para anggotanya adalah para senior dekade 80-an yang tetap aktif berkarya dan menjadikan musik sebagai ruang kebersamaan sekaligus ekspresi kreatif lintas generasi.
Menurut Pujo Herlambang, “Betawi Mash Up” merupakan upaya untuk menghadirkan kembali lagu-lagu tradisional Betawi dalam kemasan yang lebih segar sehingga dapat dinikmati oleh berbagai generasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa musik tradisional bisa terus berkembang dan dikemas secara kreatif tanpa kehilangan identitasnya. Melalui aransemen paduan suara ini, kami berharap lagu-lagu Betawi tetap hidup dan semakin dikenal luas,” ujarnya.
Peluncuran karya ini menjadi salah satu langkah Swara Jakarta 80 dalam terus menghadirkan inovasi musikal sekaligus berkontribusi pada pelestarian budaya Indonesia, khususnya warisan musik tradisional Betawi.
Dengan semangat kolaborasi dan eksplorasi musikal, “Betawi Mash Up” diharapkan dapat menjadi repertoar yang memperkaya khazanah musik paduan suara Indonesia serta memperkenalkan kekayaan budaya Betawi kepada khalayak yang lebih luas.
Saat ini “Betawi Mash Up” telah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas, baik pecinta musik vokal grup maupun paduan suara.
Ke depan, SJ’80s juga tengah mempersiapkan konser spesial yang direncanakan digelar dalam rangka perayaan HUT DKI Jakarta mendatang, sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Betawi.(Dicky Darwis).


