Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Majalaya, David Hanafi, mengatakan antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses pencalonan cukup tinggi. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 14 bakal calon telah mendaftar.
"Dari 14 pendaftar tersebut, sebanyak 10 orang berasal dari keterwakilan wilayah, sedangkan 4 orang berasal dari keterwakilan perempuan," ujar David.
Ia menjelaskan, kuota anggota BPD Desa Majalaya yang akan dipilih berjumlah tujuh orang, terdiri atas lima kursi dari unsur keterwakilan wilayah dan dua kursi dari unsur keterwakilan perempuan.
Saat ini, panitia tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh dokumen persyaratan yang diajukan para bakal calon, mulai dari ijazah, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
David menegaskan, selain memenuhi persyaratan administratif, calon anggota BPD diharapkan merupakan warga Desa Majalaya yang memiliki kemampuan membangun sinergi dengan pemerintah desa serta mampu mengikuti perkembangan teknologi.
"Ke depan kami berharap anggota BPD yang terpilih dapat bekerja sama dengan Pemerintah Desa Majalaya dan memiliki pemahaman terhadap teknologi informasi, karena pelayanan dan administrasi pemerintahan kini semakin berbasis digital," katanya.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi perempuan dalam proses pencalonan tahun ini.
Menurutnya, keterlibatan perempuan menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran perempuan dalam lembaga permusyawaratan desa.
"Alhamdulillah, antusiasme perempuan cukup tinggi. Saat ini ada empat pendaftar dari jalur keterwakilan perempuan, bahkan satu orang perempuan juga mendaftar melalui jalur keterwakilan wilayah," ungkapnya.
Kepada seluruh peserta, David berpesan agar tetap mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Karawang. Ia juga meminta para calon untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan panitia apabila terdapat hal-hal yang perlu dikonsultasikan selama proses pemilihan berlangsung.
Lebih lanjut, David berharap BPD Desa Majalaya periode 2026–2034 nantinya mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pengawasan, menampung aspirasi masyarakat, serta mendorong pembangunan desa yang lebih maju.
"Harapan kami, BPD yang baru nanti bisa semakin kompak, kreatif, dan bersinergi dengan Pemerintah Desa Majalaya untuk bersama-sama membangun desa demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (Yopie Iskandar)
