Dalam momentum Tarawih Keliling (Tarling), Ps. Kanit Binmas Polsek Majalaya, Aiptu Didi Supardi, hadir bersama jajaran MUI Kecamatan Majalaya dan warga setempat.
Kegiatan tarling tersebut bukan sekadar ibadah berjamaah, tetapi juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama bulan suci Ramadan.
Kehadiran Aiptu Didi Supardi disambut hangat oleh para jamaah. Dalam kesempatan itu, ia turut berbaur dengan warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas lingkungan.
Dalam sesi wawancara, Aiptu Didi Supardi menyampaikan bahwa kegiatan tarling menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan tarawih keliling ini, kami ingin lebih dekat dengan warga. Polisi bukan hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga hadir dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Sinergi antara kepolisian, MUI, dan masyarakat adalah kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Aiptu Didi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, terutama selama Ramadan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Majalaya, khususnya Desa Bengle, untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, mengawasi pergaulan anak-anak, serta menghindari potensi gangguan seperti balap liar, petasan berlebihan, maupun tindak kriminal lainnya. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Majalaya,” tambahnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan MUI menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan tarling bersama MUI Majalaya ini menjadi bukti bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam suasana ibadah menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Dengan semangat kebersamaan, tarling di Masjid Al Hidayah menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara aparat, ulama, dan warga dalam menjaga Majalaya tetap aman, damai, dan penuh keberkahan selama Ramadan.
Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang memperkuat persaudaraan dan kepedulian. Dan di Majalaya, sinergi itu nyata terwujud. (Yopie Iskandar)
