Bantuan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya keluarga yang masuk dalam kriteria penerima manfaat.
Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Pasirjengkol, Abdul Azis Sopandi, mengatakan, untuk tiga bulan penyaluran tersebut, Desa Pasirjengkol menerima total 1.953 karung beras atau sekitar 19.530 kilogram.
Menurutnya, penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
Azis juga menyampaikan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan namun dinilai masih memenuhi kriteria, pemerintah desa akan melakukan pendataan dan pengajuan sesuai mekanisme yang berlaku.
Hal tersebut berkaitan dengan proses pemutakhiran data penerima bantuan, termasuk penyesuaian berdasarkan kategori desil kesejahteraan.
Tahun ini, penerima bantuan diarahkan berasal dari kelompok desil 1 hingga desil 4 sesuai ketentuan program.
“Kalau ada KPM yang belum menerima dan memang masih layak, tetap akan kami ajukan melalui proses yang berlaku, termasuk terkait penurunan desil,” jelasnya.
Ia berharap bantuan beras dari pemerintah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
“Harapannya, masyarakat bisa memanfaatkan bantuan beras dari pemerintah ini sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari,” pungkas Azis.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban pengeluaran masyarakat, tetapi juga memastikan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat tetap terpenuhi. (Yopie Iskandar)

